Membaca karakter seseorang

Membaca karakter seseorang… hmm.. siapa sih yang ga mw…? :)

Di bawah ini adalah artikel sederhana dari Imron Rosyidi (imron46.blogspot.com) yang menurut saya menarik….

Postingan kali ini akan membahas tentang cara membaca karakter seseorang, menebak apa yang sedang dia pikirkan, menebak apa yang sedang membuatnya bermasalah, menebak masa lalunya, menebak apakah dia tulus atau tidak ketika sedang melakukan sesuatu, ilmu ini bukan ilmu paranormal yang menggunakan indra keenam, ilmu ini adalah ilmu tentang perilaku manusia, sebuah respon non verbal yang mengkomunikasikan sebuah pesan khusus dan tugas kita adalah membaca pesan tersebut sehingga menjadi sebuah informasi yang menarik tentang pribadi seseorang.

Pertama : anda harus mengumpulkan beberapa data dan fakta terkait dengan orang yang bersangkutan, mengapa harus mengumpulkan fakta dan data? karena ilmu membaca perilaku bukan sebuah ilmu siluman tetapi ilmu logis, kita bisa menarik kesimpulan dari sebuah kejadian saat ini berdasarkan kumpulan kejadian di masa lalu, karena ilmu ini adalah ilmu analisa perilaku maka bekal dasar yang harus diperkuat adalah psikologi perkembangan, ilmu perilaku manusia dll.

Kedua : Tentukan orang yang akan anda tebak karakternya, lihat urutan dalam kelahirannya. Seorang anak bungsu memiliki sifat dan karakteristik manja, egois, mudah ngambek dengan stimulus rendah, cenderung tergantung dengan orang lain, anak sulung cenderung mandiri karena ketika dia memiliki adik secara psikologis dia sudah mengalami sibling rivalry atau persaingan dengan saudara kandung, bahkan mereka sudah sangat mapan menerima kasih sayang yang tidak berlebih seperti ketika mereka belum memiliki adik. Anak tengah memiliki karakteristik lebih stabil, mereka siap dikalahkan oleh kakaknya dan mengalah untuk adiknya.

Ketiga : amati ekpresi wajah dan beberapa perubahan non verbal yang muncul dalam interaksi, seseorang yang menyembunyikan masalah cenderung lambat menerima atau menangkap sebuah pesan, bahkan ketika mereka mengatakan bahwa mereka “tidak apa – apa” sebenarnya mereka menyembunyikan masalah yang mereka miliki, mulut mereka bisa berbohong tetapi respon non verbal mereka menunjukkan sebuah informasi yang berbeda antara apa yang ada di hati dan pikiran mereka dengan apa yang mereka ucapkan, amati kecepatan perubahan ekspresi wajah mereka, amati kecemasan atau perubahan non verbal mereka ketika berbicara, jika mereka berbohong maka mereka menghindari kontak mata.

Keempat : Baca bahasa tubuh atau body language, bahasa – bahasa verbal negatif yang mungkin muncul, tatapan mata, bahkan beberapa kode dengan jari yang menunjukkan ketidaktertarikan maupun ketidakberminatan. Ketika seseorang tidak tertarik untuk berkomunikasi maka mereka akan melakukan sebuah respon non verbal dari mengalihkan pandangan, menundukkan kepala, menatap ke tempat lain, menguap, respon non verbal gelisah dll.

Kelima : masa lalu seseorang dapat terbaca dari apa yang dia lakukan atau dia tunjukkan saat ini, seorang anak yang dibesarkan dengan kasih sayang yang penuh, jauh dari kekerasan maka mereka akan cenderung menghindari kekerasan, seorang anak yang dibesarkan dengan cara otoriter maupun cara dominasi orang tua menjadi orang yang takut melakukan segala sesuatu, takut memulai sesuatu, takut melakukan kesalahan, seorang anak yang dibesarkan dengan cara permisif cenderung bertingkah laku arogan dan sewenang – wenang karena mereka tidak pernah mendapatkan teguran terhadap apa yang mereka lakukan, jika mereka menjadi pemimpin maka mereka akan memimpin dengan tangan besi, memimpin dengan sekehendak hati dan tidak memperdulikan perasaan orang lain.

Keenam : Perilaku manusia mampu terbaca dari keluhan – keluhan yang dia sampaikan lewat ucapan secara tidak sengaja maupun tidak sadar, seseorang mengeluh sesuatu karena hal tersebut yang mengganggu pikirannya, dengan mendengarkan keluhan seseorang maka kita akan mampu membaca apa yang sedang terjadi dengan seseorang, apa yang akan dia lakukan dll, dengan membaca karakter orang maka kita bisa menurunkan angka kejadian bunuh diri bahkan deteksi dini gangguan jiwa. Semoga akan ada pakar perilaku manusia yang mengeluarkan teori cara membaca karakter seseorang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s