Leader VS Boss

Kali ini saya ingin bercerita sedikit pengalaman yang saya alami. Akhirnya saya mulai sedikit mengerti apa makna yang ada d dalam gambar di atas melalui percakapan singkat dengan seorang teman.

Ketika itu pada hari senin setelah pulang kantor saya berencana untuk mengikuti sebuah diskusi. Diskusi itu mulai pada jam setengah 8 malam dan berakhir jam setengah 10.

Sebenarnya saya sudah lama tidak ikut dalam diskusi ini tapi hari ini saya benar-benar ingin ke sana.

Selesai diskusi, saya bertemu seorang teman lama dan dia menceritakan sedikit kisah bisnisnya.

Pada awalnya dia menceritakan tidaklah mudah untuk membangun sebuah bisnis. Walaupun partner anda adalah teman anda sendiri.

Mengapa?

Itu karena mereka selalu melihat diri anda dengan kacamata lama. Mereka selalu melihat anda dengan kenangan yang telah mereka dapatkan ketika waktu dulu. Jadi walaupun menurut diri anda, diri anda itu sudah jauh berubah dibandingkan sebelumnya, tapi orang lain tidak melihat anda demikian.

Alhasil ketika anda bersama2 dengan teman-teman anda ingin mengejar satu goal pada tahun ini dengan deadline yang sempit, banyak teman-temannya yang menyerah dan jarang yang mau mendengarkan anda.

Anda akan dibilang mustahil atau gila….

Targetnya masih terlalu jauh dan dijamin tidak akan tercapai.

Mungkin anda sudah bisa menebak hasilnya.

Hasilnya teman saya itu gagal mencapai goalnya.

Apakah hal ini berarti gagal?

“Ya….” dia bilang…

“Tapi….”

“Semua teman-teman yang melihat kegigihan menjadi lebih respek pada saya. Pada awalnya saya tidak digubris (alias d cuekin), tapi karena kejadian ini, mereka menghormati saya dan menganggap saya memang leader mereka.”

Saya menulis ini agar mengingatkan saya juga bila saya malas ketika harus mengerjakan tugas-tugas yang ada.

Lakukan “pekerjaan” Anda tanpa peduli ada yang akan melihat atau tidak sampai batas yang ditentukan. Apakah hasilnya berhasil atau tidak, tidak menjadi soal.

Suatu saat nanti orang lain akan menilai diri anda sesuai dengan apa yang anda kerjakan, bukan sesuai dengan apa yang anda bicarakan.

Mudah-mudahan cerita singkat ini bisa memberikan inspirasi pada teman-teman semua.

2 thoughts on “Leader VS Boss

  1. Lakukan “pekerjaan” Anda tanpa peduli ada yang akan melihat atau tidak sampai batas yang ditentukan. Apakah hasilnya berhasil atau tidak, tidak menjadi soal.

    Setuju banget dengan poin itu gan… Selama ini saya lakukan pekerjaan dengan sepenuh hati dan sebaik mungkin, tanpa menggubris omongan orang. berhasil atau tidak bukan masalah, karena saya yakin sebuah hasil tak akan mengianati prosesnya :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s