Akhirnya Sampai Juga Pesawat New Horizons di Planet Pluto

new_horizons

Artikel ini bukan akan membicarakan tentang film yah. Seperti yang kita tahu bahwa planet Pluto adalah planet terjauh yang kita bisa ketahui sampai saat ini. Planet Pluto sendiri berjarak 32,6 SA atau 32,6 x 150 juta kilometer dari matahari.

Cahaya matahari sendiri memiliki kecepatan 299.792.458 meter per detik atau setidaknya perlu 8 menit agar cahaya matahari mencapai bumi. Nah untuk mencapai planet Pluto, sinar matahari memerlukan waktu sekitar 5,5 jam.

Tapi ada berita yang menggembirakan karena pesawat NASA telah berhasil mencapai planet Pluto. Mari kita lihat cuplikan beritanya.

01

02

Pesawat luar angkasa tak berawak milik NASA, New Horizons akhirnya menyelesaikan misinya sejak diluncurkan pada Januari 2006 lalu, hanya beberapa jam menuju titik pertemuan terdekatnya dengan Pluto, untuk pertama kalinya New Horizons akan membawa umat manusia lebih dekat dalam pengamatan objek terjauh dalam tata surya kita ini berikut dengan sistem satelit Pluto itu sendiri.

Dikutip di situs berita CNN, saat New Horizons berada di fase terdekatnya dengan Pluto, ia direncanakan akan mengambil gambar dari jarak terdekat dan memberikan tafsiran ilmiah kepada para ilmuwan di Bumi.

Ia diharapkan bisa mengungkapkan cincin yang melingkari Pluto, lautan ‘rahasia’ di bawah permukaan Pluto, ataupun jumlah bulan Pluto yang bisa saja bertambah.

New Horizons sejauh ini sudah melakukan pengukuran partikel-partikel dan debu dari jarak 217 juta kilometer, serta memotret permukaan Pluto.

New Horizons diluncurkan oleh NASA pada Januari 2006. Ia telah menjelajah ruang angkasa selama 1.873 hari atau kurang lebih sembilan tahun.

New Horizons menjelajah ruang angkasa dalam kondisi setengah tertidur selama enam tahun belakangan. NASA membangunkannya tiap dua kali setahun untuk mengecek instrumen dan latihan manuver yang sekiranya akan dilakukan saat mendekati Pluto.

Bersiaplah untuk terpukau. New Horizons akan melanjutkan mengumpulkan data setelah ia mendekati Pluto. Sumber tenaga pesawat ini memungkinan untuk beroperasi di luar angkasa selama 20 tahun ke depan.

Peluncuran New Horizons

 

Atlas Rocket

Roket Atlas yang membawa New Horizons

03

04

“Literatur ilmiah saat ini dipenuhi oleh karakteristik dari Pluto dan satelitnya berdasarkan pengamatan di bumi dan observasi luar angkasa yang mengorbit di Bumi, namun kita tak pernah mempelajari Pluto dari jarak yang begitu dekat dan lebih personal lagi”, kata John Grunsfeld, seorang astronot dan administrator dari Direktorat misi sains NASA di markasnya di Washington.

“Dalam penerbangannya bulan Juli ini, pengetahuan kita tentang Pluto dan sistemnya benar-benar akan bertambah luas, dan saya tidak ragu nantinya akan ada penemuan yg menarik.”

05

Berita dari BBC News

Perbandingan antara Bumi dan Pluto

06

Pesawat tak berawak tercepat yg pernah diluncurkan, New Horizons telah menempuh perjalanan yg panjang dan sangat jauh, lebih dari 9 tahun dan 4 milyar kilometer. Pesawat ini akan terbang mendekati Pluto dan sistem bulannya setidaknya akan melewati 5 bulan (satelitnya) pada 14 Juli 2015.

Misi ini juga membuka pintu gerbang menuju zona “ketiga” dari sebuah planet kecil misterius pada Kuiper Belt, sebuah area luas dengan banyak obyek diluar orbit Neptunus.

07

08

Mencapai zona ketiga dari sistem tata surya kita telah menjadi misi prioritas dalam sains luar angkasa sejak bertahun-tahun. Pada awal 2000, National Academy of Sciences menempatkan sebuah eksplorasi dari Kuiper Belt dan khususnya untuk Pluto dan bulan terbesarnya, Charon sebagai prioritas utama misi penjelajahan planet untuk tahun yang akan datang.

Misi

09

New Horizons, merupakan sebuah pesawat luar angkasa tercanggih milik NASA saat ini, dilengkapi dengan kamera dan spektrometer dan sejumlah perlengkapan canggih lain, akan sangat membantu dalam misi pengintaian seperti ini. Berikut adalah struktur anatomi dari New Horizons.

10

11

12

13

Pluto, obyek terbesar yang diketahui manusia di Kuiper Belt, terdiri atas atmosfer nitrogen, iklim yang kompleks, penuh dengan bebatuan es berukuran besar dan memiliki setidaknya 5 bulan / satelit.

Diantara kelima bulan ini, yg terbesar adalah Charon yang diduga memiliki atmosfer dan lautan dan tentu saja memungkinkan ada aktifitas di permukaannya.

Image converted using ifftoany

15

16

Perlengkapan pada New Horizons terdiri atas 7 instrumen termasuk kamera, spektrometer dan detektor plasma, yg juga akan membantu memetakan geologi pluto dan charon dan membuat peta permukaannya termasuk soal komposisi tanah dan temperaturnya, juga mempelajari atmosfer Pluto dan pencarian atmosfer di Charon, pencarian cincin planet dan satelit lain yg mengorbit pluto.

NH didesain untuk mengumpulkan data sebanyak mungkin, secepat mungkin ketika terbang mendekati Pluto dan sekaligus mengirimkan data2 itu ke Bumi sebelum akhirnya NH akan pergi menjauhi Pluto.

Tim Untuk Misi New Horizons NASA

Sen. Barbara Mikulski, D-Md. holds a bumper sticker given to her by members of the New Horizons team at the Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory (APL) Monday, July 13, 2015 at APL in Laurel, Maryland. Also in the photograph are: Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory (APL) Director Ralph Semmel, left, New Horizons Principal Investigator Alan Stern of Southwest Research Institute (SwRI), Boulder, CO., Associate Administrator for the Science Mission Directorate John Grunsfeld, and NASA Deputy Administrator Dava Newman. Photo Credit: (NASA/Bill Ingalls)

Sen. Barbara Mikulski, D-Md. holds a bumper sticker given to her by members of the New Horizons team at the Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory (APL) Monday, July 13, 2015 at APL in Laurel, Maryland. Also in the photograph are: Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory (APL) Director Ralph Semmel, left, New Horizons Principal Investigator Alan Stern of Southwest Research Institute (SwRI), Boulder, CO., Associate Administrator for the Science Mission Directorate John Grunsfeld, and NASA Deputy Administrator Dava Newman. Photo Credit: (NASA/Bill Ingalls)

18

July 11 T-3 to encounter

GOOGLE pun ikut merayakannya

20

21

 

Di bawah ini adalah foto asli dari planet pluto.

 

22

Perbandingan Foto Pluto Sebelumnya Yang Diambil Oleh Hubble Space Telescope

23

Foto di Kantor NASA

25

UNIVERSE SANDBOX pun langsung dapet update : NASA – Pluto Encounter

26

Nasa Eyes On Pluto

27

Buat yang mau terus membuntutin / pengen tau udah nyampe mana New Horizon atau wahana luar angkasa milik NASA yang lain kayak Voyager I & II, bisa download aplikasi dari NASA ini.

http://eyes.nasa.gov/eyes-on-pluto.html


 

Wah, ini ternyata satelit. Ada orang didalamnya nggak ?

Tidak, tidak ada orang yang mengoperasikannya.

Kenapa ? Apollo ada orangnya, kok ini nggak ?

Karena kita masih dalam tahap penjelajahan. Cukup menggunakan pesawat tak berawak untuk melakukan tugas ini.

Kenapa harus dengan pesawat tak berawak/satelit ?

Karena membuat pesawat berawak itu jauh lebih sulit dan lama karena harus melewati berbagai ujian yang sangat berat, harus sesuai standar internasional agar bisa den aman dinaiki manusia.

Belum ditambah masalah oksigen dan makanan, apalagi den jarak Bumi – Pluto yang hingga 3 milyar kilometer lebih, mustahil untuk resupply. Harus mandiri?

Dalam tahap ini yg ente buat adalah stasiun luar angkasa. Kan sudah dibilang kita masih tahap penjelajahan. Dalam tahap ini juga bobotnya sudah ratusan ton. Kita cuma bisa meluncurkan beberapa ton saja sekali luncur.

Sekali luncur ke orbit berapa biaya nya ? sekitar 10.000 Dollar/kg. Per kg ! Hitung sendiri yah. Lalu disusun di orbit ? Kelamaan. Nanti jadi nggak punya momentum untuk ke Pluto. New Horizons yang sangat cepat saja butuh waktu 9 tahun untuk melewati Pluto. Apalagi yang tidak punya momentum.

Oo, begitu. Katanya cepat ya, NH ini seberapa cepat sih ?

Kecepatan NH pada saat peluncuran sekitar 16.26 km/s atau sekitar 58.500 km/jam. Lalu sempat mendapat gravity assist dari Jupiter, menambah kecepatannya sebanyak 4 km/s atau 14.000 km/jam. Kecepatan NH saat ini sekitar 13.78 km/s atau sekitar 49.600 km/jam.

Wow, cepat ya. Tapi kok kayaknya berkurang? Kenapa?

Ini dikarenakan NH bergerak melawan gaya gravitasi Matahari yang sangat besar dan luas, membentang hingga jauh di belakang Pluto. Dan NH tidak menggunakan roket pendorongnya secara terus menerus untuk mengurangi efek ini.

Tadi ada yang disebut gravity assist. Itu apaan sih ?

Gravity assist adalah penggunaan gaya gravitasi dari benda angkasa untuk mengubah arah dan kecepatan sebuah pesawat luar angkasa. Ditujukan untuk mengurangi biaya, waktu, dan bahan bakar yang digunakan dalam misi luar angkasa.

NH dalam hal ini menggunakan gaya gravitasi Jupiter, planet terbesar kita untuk memangkas 3 tahun perjalanan dan sekaligus menguji coba peralatan NH den melakukan observasi jarak dekat den Jupiter.

Bahan bakarnya NH itu apa ?

Untuk bahan bakar, NH menggunakan Hydrazine untuk menyalakan roket pendorong. Pada NH, terdapat 16 roket pendorong, yaitu 4 buah yang lebih besar berfungsi untuk trajectory correction, dan 12 buah yang lebih kecil digunakan untuk mengontrol ketinggian dan untuk berputar, mengarahkan sensor ke target.

FYI, Cassini dan Voyager juga menggunakan pendorong yang serupa. Dan tidak digunakan secara terus menerus, hanya pada waktu tertentu saja. Banyaknya? sekitar 470 kg Hydrazine pada awal peluncuran, sekarang tersisa sekitar 440 kg saja.

Yang saya maksud buat sumber tenaganya, itu apa ?

Sumber tenaga utama NH ini adalah RTG atau Radioisotope Thermoelectric Generator. Yaitu berupa generator yang mengubah panas dari bahan radioaktif, dalam hal ini plutonium-238, menjadi listrik secara konstan selama puluhan tahun.

Banyaknya ? 10.9 kg plutonium-238. FYI, RTG yang dipakai NH sebenarnya adalah sparepart dari Cassini, yang menggunakan 3 RTG sekaligus.

Oh ya, jarak Bumi – Pluto kan sangat jauh, cara terhubung dengan Bumi gimana ?

NH terhubung den Bumi menggunakan radio X-band den kecepatan 1kbps pada jarak saat ini. Untuk terhubung den NH, NASA menggunakan Deep Space Network, yang menggunakan antena berdiameter 70 m pada setiap fasilitas.

Hanya terdapat 3 fasilitas di Bumi, yang pertama berada di Goldstone, Amerika, yang kedua di Madrid, Spanyol, yang ketiga berada di Canberra, Australia. NASA menggunakan DSN setelah NH melewati orbit Jupiter. Oh ya, latency atau waktu tunda dari NH ke Bumi sekitar 4 jam 30 menit dikarenakan jaraknya yang luar biasa jauh.

Wih, padahal NH aja butuh waktu 9 tahun untuk kesana.

Komunikasinya kan berkecepatan cahaya, jadi memang hanya butuh 4 jam 30 menit, bukan 9 tahun seperti wahananya.

Sebentar, saya masih kurang mengerti. Bahan bakarnya kok cukup buat 9 tahun perjalanan ?

Seperti yg sebelumnya dijelaskan, bahan bakarnya hanya dipakai untuk waktu tertentu. Hanya untuk membetulkan arah, mengontrol ketinggian dan mengarahkan sensor. Roketnya tidak menyala terus terusan dari Bumi sampai Pluto.

Kecepatan luncurnya yang sangat tinggi ditambah gravity assist sudah cukup untuk mentarkan NH ke Pluto den selamat. Kalau terlalu cepat malah jadi tidak bisa mengamati Pluto den baik, kemarin saja waktu untuk observasi jarak dekat hanya ada beberapa menit, padahal kecepatannya sudah berkurang.

Foto foto yang diambil NH disimpan dulu atau langsung dipancarkan ke Bumi ? Dan apakah NH ini sudah otomatis atau dikendalikan ?

Karena masalah jarak dan waktu, untuk saat flyby den Pluto data disimpan dulu dalam 2 buah SSD berukuran 8GB, lalu setelah beberapa saat, dipancarkan ke Bumi semua datanya. Karena kecepatan uplinknya hanya 1kbit/s, butuh waktu 16 bulan sampai datanya lengkap dan hanya salah satu SSD yang bisa diback-up ke Bumi.

NH masih dikendalikan sampai masa tugasnya berakhir, fungsi otomatis hanya bekerja saat momen momen krusial seperti pengambilan data.

Di luar angkasa kan banyak partikel partikel mini yang membahayakan, juga ada radiasi kosmik dan radiasi dari RTG nya sendiri, ini gimana ?

NH memiliki perisai dari Titanium dan Aluminium alloy untuk menahan gempuran partikel mikro dan nano. Tangki hydrazine nya juga dilapisi Titanium.

Lapisan aluminium yang terdiri dari lembaran aluminium yang ditempelkan pada inti berbentuk segi enam, seperti sarang lebah berfungsi untuk melindungi NH dari radiasi.

Prosesor dan komponen elektroniknya juga dibuat khusus den kriteria berenergi rendah, tahan panas dan tahan radiasi.

Loh, kok kecil cuma 16 GB total penyimpanannya ?

Ngapain gede gede, buat mindahin data 8 GB aja sampai 16 bulan, lagipula datanya yang berukuran besar hanya foto dan itu dikompresi menjadi 2,5 MB saja setiap fotonya. Data lainnya hanya berupa grafis dan teks saja yang ukurannya sangat kecil.

Wah canggih ya satelitnya. Biayanya berapa sih, dan berapa lama pengerjaannya ?

Biaya total sekitar misi NH sekitar 700 juta dollar atau sekitar 9,3 triliun rupiah. Lama pengerjaan termasuk desain dan uji coba sampai ready-to-launch yaitu 4 tahun 2 bulan.

Ini cuma lewat Pluto atau mau mendarat?

Cuma lewat saja, masih lihat lihat datanya dulu. Kita cuma mendarat di tempat yang diperkirakan bisa ditinggali manusia.

Saya harap berita ini dapat menambah pengetahuan teman-teman semua. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Source

One thought on “Akhirnya Sampai Juga Pesawat New Horizons di Planet Pluto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s