Cara Gampang Agar Kamu Bisa Akrab Dengan Orang Yang Baru Dikenal

agar-akrab

Halo semua… sudah 3 bulan lamanya saya tidak memperbaharui artikel di blog ini dan mudah-mudahan artikel ini bisa memberikan hal yang positif bagi kalian semua.

OK kali ini saya ingin membahas kembali tentang bagaimana kita meningkatkan diri kita agar menjadi orang yang lebih baik. Tapi sebelumnya saya ingin menyarankan sebelum membaca artikel ini, baca dulu artikel tentang “9 Tips Cara Komunikasi yang Baik dan Efektif Dalam Percakapan“.

cara berkomunikasiSaya ingin menekan bahwa mempunyai banyak teman adalah hal baik untuk kehidupan kita karena dengan memiliki banyak teman ada akan mendapatkan banyak peluang dan koneksi tentunya.

Dari dulu saya penasaran kenapa ya ada orang yang bisa langsung ngobrol asik padahal baru kenal. Saya menemukan sebuah artikel yang menurut saya bagus dan dapat dicoba langsung setelah anda selesai membacanya agar teman kita semakin bertambah.

Sudah siap?

Pernahkah kamu melihat orang yang asyik ngobrol walaupun masih baru kenalan tapi mereka bisa langsung jadi akrab? Atau mungkin kamu pernah mengalaminya sendiri? Tentu sangat menyenangkan kan kalau kita bisa langsung akrab dengan orang lain. Jadinya kita bisa cepat dapet banyak teman baru. Dan biasanya orang lain pun senang saat ketemu dengan kita. :D

Dua alasan utama yang bisa membuat orang lebih mudah akrab adalah :

  • Adanya persamaan
  • Adanya kepercayaan

Contohnya, kita tahu bahwa Indonesia ini kan terpisah-pisah dengan pulau. Ada berbagai suku dan budaya yang jelas-jelas saling berbeda antara penduduk satu dengan yang lain. Lalu kenapa dulu pas dijajah, kita semua mau bergerak untuk perang bareng-bareng? Bisa jadi itu dikarnakan dari yang berbeda-beda tadi, kita semua ketemu di satu titik persamaan. Sama-sama dijajah, sama-sama pengen merdeka. Jadinya iyaa kita pun ‘merasa’ bersatu.

Anda punya hobi? Atau punya hal yang sangat Anda sukai? Gimana rasanya saat Anda ketemu dengan orang yang sama hobinya dengan Anda? Pasti langsung connect iyaa kan?

Ketika kita punya kesamaan, cara berpikir kita pun cenderung searah. Saat ngobrol pun kita jadi lebih cepat mengeri apa yang mau dibicarakan. Dan kalau kita ngerti apa yang menjadi bahan pembicaraan, situasinya tentu jadi lebih nyaman buat kita. Saat kita merasa nyaman, disitulah jalinan kedekatan akan muncul. Kalau udah ‘merasa’ dekat, jadinya kita pasti bisa lebih akrab kan? :D

Bangun Kesamaan Agar Lebih Akrab

akrab dengan orang baru

Kalau misalkan kita fokus pada titik perbedaan pasti suasana yang muncul pun agak kurang enak. Pada dasarnya, pikiran kita ini seakan-akan kurang peduli dengan hal-hal yang gak sehubungan dengan apa yang kita suka. Saat dipaksain ngobrol pun yang ada malah kita jadi gak betah.

Saya jujur gak suka nonton sepakbola, jadinya kalau teman-teman di kelas lagi pada ngobrolin skor pertandingan ini dan itu iyaa saya cuek aja. Kenapa saya gak peduli dengan obrolan tersebut? Karna kan saya gak tahu apa-apa dengan topik yang dibicarakan. Beda dengan yang suka. :D

Jadi, usahakan saat kita mau ngobrol dengan orang yang baru dikenal gunakan jurus Membangun Kesamaan. Cari kesukaan lawan bicara kita apa. Atau minimal buat kesamaan dulu deh. Misal seperti ini :

“Mbak, asalnya dari Mana? :) ”

“Saya dari Bandung. Tapi sekarang lagi nge-kost di Jakarta.”

“Waah, saya dulu pernah tuh main ke Bandung. Bahasanya lembut enak kalau ngobrol.”

“Iyaaa. Emang Mas sendiri asalnya dari mana? :D “

“Saya dari Medan. Tapi saya orang Jawa bukan Batak. :D ”

“Oooh.. saya juga Jawa sih, kalau ibu Sunda. Bisa bahasa Jawa Mas? “

“Bisa.. kalau ada yang ajarin! Hehehe.. ^_^ ”

Bicarakan Hal Positif

positive talk

Iyaa kira-kira begitulah. Intinya kalau bisa kita usahakan supaya gak nmenggunakan kalimat-kalimat yang negatif. Meski saya asal Medan, setidaknya saya bisa bangun kesamaan dengan bilang saya pernah main ke Bandung. Kebetulan karna memang saya pernah. Kalau jawabannya gak ada samanya dengan kita, iyaa pancing aja ke arah yang sama.

Seperti kalimat terakhir, mestinya saya bilang “Gak Mbak, saya gak bisa bahasa Jawa!”. Tapi disitu saya becandain aja dengan bilang bisa. Karna kalau saya bilang enggak kan berarti kesannya seperti penolakan ke lawan bicara dan ini negatif. Mestinya kita buat supaya lawan bicara tertarik untuk ngobrol terus dengan kita.

Biasanya saat lawan bicara udah mulai merasa ada kesamaan antara dirinya dengan kita, nanti dia pasti akan mulai sering balik nanya. Misal, kebetulan si lawan bicara suka ngeblog, gitu dia tahu bahwa saya blogger pasti dia akan lebih kepo. Atau apapun itu kesamaannya, yang jelas kita pasti akan lebih penasaran dan pengen cari tahu banyak hal-hal yang relevan dengan minat kita sendiri.

Panggil Nama Orang Tersebut

Coba perhatikan percakapan di bawah ini:

Superman: “Salam kenal Mas! Terima kasih sudah di-confirm. :)”
Batman: “Sama-sama Mas Clark.. Salam kenal juga yaa. ^_^”

Superman: “Saya boleh nanya ndak?”
Batman: “Boleeh.. apa itu?”

Superman: “Gimana yaa cara agar masukin gajah ke kulkas?”
Batman: “Oooh.. saya pernah tuh dapat pertanyaan kaya gitu..”

Superman: “Iyaa Mas.. Gimana caranya ya?”
Batman: “Mudah kok Mas masukinnya. Buka kulkasnya dan langsung masukin gajahnya”

Superman: “Waah.. triknya kayanya bagus. Di coba dulu ya mas”
Batman: “Sama-sama! Semoga Mas Clark sukses dan makin ganteng.. :)”

Superman: “Hehehe.. iyaa ^_^ thanks mas Bruce”

Jadi, sebenarnya saya lebih suka model dialog yang seperti contoh di atas. Dengan begitu saya rasa kita pun bisa lebih mudah akrab dengan orang yang baru dikenal. Karna umumnya setiap orang pasti akan merasa lebih ‘WOW’ saat namanya kita sebut. Kayak berasa lebih berarti ketimbang kita manggilnya dengan sebutan gan atau malah gak nyebut panggilan sama sekali.

Ini bukan hanya berlaku di dunia maya. Pada percakapan sehari-hari juga seharusnya begitu. Coba pikir kenapa saat orang pertama kali bertemu, hal pertama yang sering kali ditanya adalah “Kalau boleh tahu namanya siapa yaa?”. Atau bisa juga “Kenalin nama saya Tulus Rahasia”.

Alasannya tentu karna kita ingin orang lain tahu identitas kita. Supaya apa? Supaya kita bisa menjalin pertemanan dan mengenalnya lebih dekat. Faktanya, setiap orang pasti akan lebih mudah memberikan suatu kepercayaan hanya pada orang-orang terdekatnya saja, iyaa kan?

Jadi kalau kita mau membangun relasi yang bagus, perbanyaklah mengenal orang lain. Dan biasakan untuk mengingat namanya. Agar ikatan batin antara kita bisa lebih cepat terjalin dengan baik.

Jangan lupa dipraktekan loh.

Source 1

Source 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s